Minggu, 24 Maret 2013
Selamat malam pengejar mimpi, kali ini saya kembali menorehkan tulisan saya mengenai PILAR-PILAR MIMPI KU. Sebelum ku memaparkan apa saja yang menjadi pilar-pilar mimpi ku, aku ingin bercerita tentang latar belakang hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk menorehkan tulisan ini di blog ku. Kemarin di sore hari, diriku merenung, entah apa yang ku renungkan, segala macam hal ku renungkan dalam renunganku itu, dan......tiba-tiba ada sebuah gambaran dengan judul diatasnya "syukur."
Seketika diriku langsung mem-flashback memori ku, memori ku tentang perjalanan hidupku, perjalanan pendidikanku, perjalanan ku menuju usia 20 tahun, perjalanan hidupku mencari tahu apa yang ingin ku cari tahu, hingga perjalanan ku meraih dan terus menanjak mimpi anganku sampai detik ini. Dan ketika gambaran inilah datang, ku putuskan untuk menuliskan rasa "syukur" itu di dalam blog ini dan merubahnya menjadi kata PILAR-PILAR MIMPI KU. Dan inilah PILAR-PILAR MIMPI KU.
Sahabat-sahabat terkasih :
1 Muhammad Fadly
Bocah ini namanya Muhammad Fadly, biasa dipanggil Fadly. Dia sahabatku yang berasal dari Makassar,Sulawesi Selatan. Dia adalah salah satu mahasiswa program beasiswa di kampusku, Universitas Paramadina. Kemampuan otaknya tak saya ragukan untuk acungkan jempol, 4 jempol mungkin akan saya acungi untuknya. IPK nya selalu membuat mata saya terbelalak melihatnya, selalu stabil di angka 3, tidak pernah turun dari angka 3, yang ada selalu naik -_-.
Sahabat saya ini menjadi PILAR-PILAR MIMPI KU karena bocah ini selalu semangat dalam mengerjakan apapun, selalu tersenyum walau saya tau di hatinya gundah gulana gak karuan bentuknya, tapi proyeksi yang disuguhkan selalu senyum sumringah di wajahnya. Selain itu anak ini juga tidaj segan menagur saya, kalau saya memang salah. Sikap semangat, tak mudah nyerah, dan selalu senyum nya inilah yang menjadikannya PILAR-PILAR MIMPI KU, saya harus bisa sepertinya (walaupun mungkin dari segi nilai saya belum bisa mendekati) yang selalu tak hentinya lelah menorehkan senyum kepada siapapun yang ia jumpai. Saya harus bisa menjadi anak yang lebih kokoh lagi seperti dia dalam mengarungi tantangan hidup.
2 Israruddin
Ya inilah PILAR-PILAR MIMPI KU yang kedua, Israruddin (biasa dipanggil Isra). Bocah yang berasal dari Aceh ini adalah sahabat saya di bangku kuliah. Tipikal anak ini adalah dominan, selalu ingin nomor satu, dan yang tak boleh dilupakan adalah setiap aspek apapun yang dibicarakan dengannya, PASTI selalu bisa berkesinambungan dengannya. Saya pun heran kenapa anak ini begitu banyak wawasannya. Sama seperti sahabat saya yang sebelumnya (fadly), anak ini pun juga memiliki otak diatas rata-rata (bagi saya), bocah ini selalu kelimpungan jika nilainya berubah jadi A-. Tapi dibalik itu semua yang ia miliki, anak ini menjadi pilar bagi mimpi saya karena dengan saya mengenal anak ini, tekad saya terpacu untuk menjadi anak yang ambisius akan mimpi saya, serta berusaha untuk terus melakukan segalanya dengan taraf perfect, khususnya dalam merealisasikan MIMPI saya.
3 Yuda Usman Abidin
PILAR-PILAR MIMPI KU yang ketiga adalah bocah dari tanah jawa (semarang tepatnya) yang bernama Yuda Usman Abidin, biasa dipanggil Yuda. Dia adalah teman pertama saya di Universitas Paramadina yang selanjutnya berubah menjadi sahabat saya. Awal saya kenal dengannya adalah ketika kita bertemu di facebook dan menjadi teman disana, kemudian selanjutnya kita bertemu di kampus, satu prodi juga (program ilmu komunikasi), dan sekarang kami menjadi satu perminatan juga, yakni Brand Management. Menurut saya dia adalah sahabat saya yang tidak luar biasa hebat dan takjubnya dengan sahabat-sahabat saya yang lainnya. Anak ini begitu rajin dan pintar (khususnya dalam tugas), dia pun juga perfectionist dalam mengerjakan, dan satu yang pasti sisi yang saya lihat di dalamnya adalah dia sangat yakin akan sebuah pencapaian tertentu jika memang dia sudah serius menjalaninya. Saya selalu mendapat pesan "raihlah mimpimu, kelak pasti kamu akan dapatkan" dari setiap pembicaraan saya dengannya mengenai pengalaman-pengalaman kita. Hal utama yang menjadikannya sebagai pilar mimpi saya adalah karenanya saya semangat untuk mengejar pencapaian yang sudah ia capai, yakni ber-misi budaya sampai ke belahan dunia lainnya. Dan alhamdulillah kini saya pun sedikit lagi akan bisa merasakan pengalaman yang ia rasakan kala itu, bedanya dia berkeliling dunia dengan menari, saya berkeliling dunia (insyaAllah Juni 2013 nanti) dengan melantunkan nada-nada merdu yang team choir kampus saya lantunkan untuk dunia, dari Indonesia. Dan kami saling support satu sama lain dalam hal non materil ataupun materil satu sama lain, jika memang salah satu dari kami membutuhkannya. Kami selalu saling menyemangati jalan yang kami ambil masing-masing. Hal itulah yang menjadikannya sebagai PILAR-PILAR MIMPI KU.
Krisnawati, biasa dipanggil Nina. Bocah dari tanah Majalengka,Jawa Barat yang selalu gemar menyanyi di setiap waktu ini (maklum satu team paduan suara dengan saya hehehe) merupakan PILAR-PILAR MIMPI KU yang selanjutnya. Anak ini menurut saya sangatlah luar biasa, walaupun dia termasuk sahabat wanita saya yang memiliki karakteristik manja, namun di balik kemanjaannya itu dia bisa menjelma menjadi sosok yang mandiri dan tangguh, walaupun saat itu dia ingin sekali berhenti melangkah, dan menangis sejenak. Hal utama yang menjadikannya sebagai PILAR-PILAR MIMPI KU adalah totalitas dia dalam bernyanyi di team choir kampus kami, hal itulah yang menjadikan saya untuk terus bersemangat bernyanyi, memperbaiki teknik saya dalam bernyanyi, di kala saya merasakan "terasingkan" dalam jenis suara saya di team. Dia lah yang membuat saya bisa berusaha sampai sekarang menerka dan mencoba memperbaiki kualitas suara saya.
5 Nisa Hudzaifah
Nisa Hudzaifah, biasanya dipanggil dzae (saya pun gak ngerti kenapa nama panggilan bocah ini melenceng terlampau jauh dari nama aslinya -_-). Bocah atraktif bergolongan darah O ini berasal dari tanah Bandung. Dia juga mahasiswa program Beasiswa bersama Fadly, Isra, dan Nina di kampus saya, Universitas Paramadina. Tipikal anak ini kurang lebih sama seperti Fadly, periang dan murah senyum (mungkin karena mereka satu golongan darah yang sama), tap satu yang tidak saya suka dari sahabat saya yang satu ini, ketika dia sudah mulai kesal dengan orang lain, anak ini tidak segan untuk menegurnya (agak kasar sih cara dia negur,hahaha) walaupun orang yang dia tegurnya jauh lebih tua dengannya. Tapi dibalik itu semua, yang pasti dia adalah salah satu PILAR-PILAR MIMPI KU, karena dia adalah sahabatku yang selalu tau jika saya mulai bermasalah dengan kecamuk di hati saya, dan dia datang untuk berusaha masuk dan memberika solusi jalan apa yang mungkin saya ambil dalam memecahkan masalah hidup saya. Dia adalah alasan saya bisa terus berlari, berjalan, dan bertatih dalam mengais MIMPI GEMILANG saya.
6 Inge Andhini
Inge Andhini, biasa dipanggil Ade ataupun Inge. Anak penggila jurusan kedokteran ini adalah sahabat saya di bangku kuliah ini selalu menajadi sahabat yang setia memberikan nasihat jika saya benar ataupun jika saya salah, dia saya jadikan layaknya kakak saya sendiri yang tidak hentinya memberikan saya nasihat. Dan alasan utama yang menjadikannya PILAR-PILAR MIMPI KU adalah saya ingin melihat saya bangga dan merasa terdedikasi atas segala masukan yang ia berikan kepada saya selama saya berjalan mengarungi hidup 4 semester di Paramadina. Dia sahabatku yang paling saya kagumi dengan segala potensi, kehidupan yang ia miliki.
7 Mama
Dan inilah PILAR-PILAR MIMPI KU yang terakhir dan UTAMA, yaitu Mama ku tersayang Mama ku tercinta. Beliau selalu menjadi alasan ku berjalan mengarungi hidup dengan segala kesabaran yang kumiliki dalam menghadapi masalah yang ada. Kata kata beliau yang selalu keluar "jadi anak yang sukses di masa depan nanti ya dek" adalah kata-kata pamungkas bagiku untuk mendongkrak kekendurannya semangatku dalam meraih mimpi. Beliau adalah target utama ku dalam mencapai mimpi dan target utama ku dalam menorehkan garis senyum di wajah orang lain. Walaupun aku dengannya sudah terpisah jarak dan waktu yang terlampau jauh, tapi aku yakini sampai aku se usia ini, bahwa beliau selalu mendampingi ku, menjaga ku dalam melangkah mengarungi hidup, dan beliau selalu aku rindukan sampai kapanpun. Beliau sungguh luar biasa bagiku, beliau mengajarkanku begitu banyak pelajaran, pelajaran menjadi sosok yang sabar, sosok yang tangguh, sosok yang penyemangat, sosok yang periang, sosok yang baik kepada sesama dan beliau adalah THE BEST WOMAN I'VE EVER MET IN THIS WORLD. No one can't replace her in my head and in my mind. Tataplah dengan bangga anak mu ini ma, disini indra berjuang membanggakan mama, meraih mimpi indra dan disini indra merancang masa depan indra yang gemilang, Indra ingin jadi pendongkrak ekonomi keluarga layaknya mama dulu berjuang dalam keungan keluarga di tengah keluarga besar yang tidak mengerti perjuangan keluarga kita ma. Terimakasih mama atas pembelajaran mama, kesabaran, senyum, dan semangat dan terimakasih mama sudah mau berjuang untuk melahirkan indra di dunia ini. Indra akan menajadi sosok anak yang membanggakan bagi mama, seperti halnya kata mama yang selalu terucap "ini nih anak bontot kesayangan mama dan kebanggaan mama."
Itulah ketujuh PILAR-PILAR MIMPI KU, mereka lah alasanku dalam gigih berlari mengejar mimpiku, dan mereka juga lah target utama proyek "senyum bahagia nan bangga" yang aku usahakan tergores di wajah mereka di saat mimpi besarku dan semua mimpi kecilku sudah berhasil ke rengkuh satu per satu. Teruslah menajadi PILAR-PILAR MIMPI KU dan terimakasih atas dukungan kalian sejauh dan selama ini.
"Gantungkan mimpimu setinggi bintang di langit.
Rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan."
Merry Riana
Merry Riana








No comments:
Post a Comment