Aku belajar dari sosok mamaku, beliau selalu berkata "tersenyumlah selagi kamu bisa tersenyum, bersedihlah selagi kamu tidak bisa meredamnya lagi. Tapi jgn bermurung atau menggerutu hanya jika kamu tidak kuat berdiri dari jatuhmu." Dulu serasa berat kata itu untuk ku cerna, sekarang aku tau, dengan tersenyum maka dunia tidak akan tau bahwa sesungguhnya kamu sedang di rundung rintihan yang tak henti menjerit. Maka kamu akan selalu bisa membuat sekelilingmu tertawa sekalipun kamu sesungguhnya ingin sekali membagi bebanmu.
Dengan menangis, maka dunia akan tau bahwa sesungguhnya kamu memang manusia biasa yang masih memiliki perasaan tersakiti. Namun jika kamu bermurung, tidak ada hasil yang kamu dapat. Kamu hanya akan mendapatkan sebuah fatamorgana kehidupan tanpa ujung.
No comments:
Post a Comment